Permata Itu Bernama “Mangan Ora Mangan Kumpul”

Tadi malem saya seneeeng banget. Pasalnya dapat hadiah dari suami sebuah buku yang udah lama saya cari buat dikoleksi. Asal tau aja buku ini lumayan susah didapet. Judulnya mangan ora mangan kumpul, pengarang Umar Kayam (UK). Kalo perempuan suka sama permata, saya cukup buku gapapa lah. Hehehe.

mangan ora mangan kumpul

Buku ini adalah salah satu dari empat buku sketsa-sketsa milik UK. Ga ada bosannya saya baca. Ringan, menghibur, terasa dekat dengan kejawaan saya, dan isu-isu yang diangkat masih relevan banget dengan kondisi sekarang. Sketsa UK ini mengajarkan untuk menertawakan diri sendiri dan ‘mengorangkan’ orang lain. Padahal buku ini ditulis UK di tahun 1990 sampai awal-awal 2000-an. Nanti deh, kapan-kapan saya ulas di resensi yang rencananya saya buat.

Suami diam-diam beli buku ini, tanpa sepengetahuan saya (ya iyalah, namanya juga diam-diam :p). Surprise tentu saja! Really love him sooo much.

Dengan tambahan satu buku ini, koleksi saya buat buku sketsa UK tinggal kurang satu: the third book: Madhep Ngalor Sugih, Madhep Ngidul Sugih. Ada yang mau ngadoin? Hehehe.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s