Kue Nonanina – Murah & Enaaak

nonanina

Di postingan kali ini saya mau membahas soal kue. Jadi ceritanya, di kantor saya tiap bulan di hari Selasa minggu kedua, ada acara yang namanya Knowledge Sharing Session. Ini adalah semacam acara ‘berbagi ilmu’ dari karyawan untuk karyawan.  Materinya ganti-ganti, tergantung siapa pembicaranya. Karena saya bekerja di perusahaan konsultan engineering dan di dalamnya tentu ada berbagai macam advisory group (Buildings; Water Technology; Rivers, Deltas & Coasts; Maritime & Waterways; Light Industry; Mining & Heavy Industry; Industrial Sustainability; dan Infrastructure & Transport), maka pembicaranya kami gilir perwakilan dari masing-masing advisory group tersebut. Niatnya adalah berbagi ilmu dan informasi mengenai teknologi terbaru, project baru dan juga mungkin opportunity baru. Pendengarnya tentu saja adalah semua karyawan yang tertarik. Tidak harus selalu orang teknis / engineer, bahkan orang bagian corporate support groups pun boleh ikut hadir. 

Kebetulan, saya yang sekarang menjadi single fighter  di bagian Marketing & Komunikasi inilah yang jadi ‘event organizer’nya. Mulai dari mengontak pembicara, menentukan schedule pembicara tersebut, membuat undangan acara dan menyebarkan via email, sampe memesan snack untuk peserta dan makanan untuk pembicara. Snack emang menjadi salah satu daya tarik di acara ini. Soalnya acara yang dimulai jam 10 – 11 siang ini bener-bener pas di jam nya orang-orang kantor nyari cemilan sebelum makan siang. Lagi siapa sih yang ga mau kue gratis :p

Untuk snack, sebelumnya saya beli di toko kue dekat kantor. Namanya edut dut risoles. Udah pernah denger belom? Kuenya sih lumayan enak. Biasanya kita pesan risoles mayo, pastel, kue lumpur dll. Tiap ada acara selalu pesen ke situ. Lama-lama bosen juga saya. Mau pesen ke toko kue yang terkenal, ga berani saya. Budgetnya ngepas, harus pinter2 ngakalinnya. Nah, demi menjaga biar orang ga bosen dan ada variasi lain, saya nyari2 toko kue lain yang juga murah meriah. Temen kantor nawarin pesen di Nonanina. Kebetulan pas nawarin itu, dia emang lagi beli lumpia thailand sama lontong mie buat dibagi-bagi ke temen2 kantor. Saya coba dong yaa, sebagai tester. hehehe. Dan rasanya? Enaaakkk sodara-sodara. Ga usah pikir-pikir lagi, saya langsung pesen buat acara Knowledge Sharing Session bulan berikutnya. Pesennya bisa sehari sebelomnya kok. Saya biasa pesen antara 150-200 an buah dengan varian 3 jenis kue.

Berikut adalah kue favorit saya di nonanina:

  • Lemper : saya paling suka sama kue tradisional, dan lemper ini adalah salah satu favorit saya. Daging ayamnya ga pelit dan ketan putihnya pulen.
  • Lumpia thailand: Enaaak. Modelnya lumpia basah gitu. Di dalemnya berjejalan sayuran dan selada segar yang kres kres. Dimakannya pake bumbu kacang. Yummy.
  • Risoles: Ada risoles mayo sama risoles ragout ayam. Saya suka dua-duanya.
  • Wajik: Kue tradisional yang manis legitnya pas.
  • Pastel: Biasanya kan kulitnya tebel dan keras yak. Tapi di nonanina ini kulit pastelnya lembuuut banget. Menyatu sama isinya. Bikin pengen nambah.
  • Onde-onde: Nagih. Sama kayak pastel. Kulit sama isi kacang ijonya nyatu dan lembut. Semua orang sukaa.

Kue-kue yang saya pesen di sini hampir semuanya enak. Banyak karyawan lain yang juga suka dan nanya di mana pesennya. Trus kerennya lagi, packaging mereka rapih. Emang cuma pake kardus putih biasa, tapi penataannya itu ga sembarangan. Kuenya dilapis kertas kue, trus untuk onde-ondenya bahkan dikasih pembatas di dalem kardusnya. Pokoknya gak bakal malu-maluin deh kalo mau disajiin ke tamu. Harganya juga rata-rata 3500an. Murah bangeetttt. Mau order? Intip dulu mereka di sini ya www.nonanina.com. Eh, mereka juga melayani pemesanan aneka kue kering, cake, minuman, jus dan juga nasi box. Tapi saya belom coba sih, hehehe.

Risoles Beef Mayo

Risoles Beef Mayo

Bakpao Ayam

Bakpao Ayam

Cake Tape

Cake Tape

Kamu ada rekomendasi toko kue murah laen yang juga enak? Kasih tau yaaa…

PS: ini bukan postingan berbayar :D 

4 Comments

  1. AAkkkkk baca ini, jadi pengen makan lemper. Di sini kalo ada yang jual di toko kecil indonesia, mahal banget… 5 dolar dapet dua potong seukuran uprit aja. Kaya cuma buat nggodain lidah doang. Suruh bikin sendiri, nggak punya kukusan untuk ngukusnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s