Dermatitis Atopik

IMG-20150729-WA0005

Baby Phoe dari kecil kulitnya bermasalah. Dulu pernah kena eksim sampe harus ke dokter spesialis kulit (-yang orangnya bikin bete). Kenapa bikin bete? Soalnya dia nanya ke aku. Gini percakapannya:

Dokter: Ibu bekerja apa ibu rumah tangga?

Saya: Kerja dok.

Dokter: Terus kalo ibu kerja, anak di rumah sama siapa?

Saya: Ada si mbak nya yang ngasuh dok.

Dokter: Nah, begini ini kalo diasuh orang lain. Anak nggak terawat, sampe bisa kena eksim.

Saya: (diem bengong. Kesimpulannya dasar amat sih, dok? Gak salah 100% sih, tapi dasar amat. Emang semua mbak2 pengasuh itu careless gitu sama anak yang dirawatnya? Pengalaman pribadi ya dok? Sebel!)

Dokter: Ya udah, ini obatnya. Kalo bisa ibu sendiri yang ngasih. Tiap abis mandi pagi dan sore. Ibu pulang kerja jam berapa?

Saya: Jam 7 malem, pak.

Ya masak anak saya harus mandi jam 7 malem dok? Atau saya pulang jam 4 sore? Macem saya kerja di perusahaan sendiri aja.

Menurut saya gak bijaksana sekali ketika dia menghakimi bahwa anak nggak keurus itu karena si ibu kerja. Ibu bekerja berarti kurang perhatian sama anak. Ya elah, dok. Kalo dokter yang menanggung semua biaya hidup keluarga saya, bolehlah dokter bilang begitu. Sebel.

Akhirnya sejak itu saya ogah dateng lagi ke dia. Obat racikannya emang manjur sih. Eksim yang diderita baby Phoe pelan-pelan sembuh dan hilang.

Setelah itu baby Phoe sempat kena cacar monyet. Dada sama tangannya bentol-bentol melepuh. Kasiaaann😦

Nah, terakhir kemarin pas bulan Juni kulit baby Phoe tiba-tiba keriiiing banget. Mungkin kulit keringnya itu bikin gatel kali yak, makanya digarukin tiap hari. Jadinya udah bisa ditebak, kulitnya luka lecet di mana-mana. Apalagi kuku bayi itu kan tajam dan cepet banget tumbuhnya. Duh, bikin miris.

Biasanya kita cuman obatin pake lotion, sagu plus air, atau bedak gatal. Tapi kali ini saya udah ga tahan banget liat dia garuk-garuk sepanjang hari. Akhirnya saya sama suami bawa dia ke dokter anak, tapi yang spesialis kulit dan alergi: Dr. Endah Citraresmi di RSIA Kemang Medical Care (KMC). Banyak temen yang bilang dokter Endah ini bagus, khususnya untuk masalah alergi anak. Saya sama suami sebenarnya udah pernah konsultasi ke beliau sekali waktu baby Phoe umur beberapa bulan. Habis itu sudah enggak pernah lagi. Kenapa? Bukan karena tidak bagus, tapi karena kita emang ga ngebiasain anak ke dokter untuk sakit yang ringan-ringan. Alhamdulillah selain sakit kulit, baby Phoe hampir nggak pernah sakit berat. Selain itu antriannya dokter Endah ini warbiyasak. Pasiennya banyaaakkkkk bangeeeeeeeett. Saya pernah nyoba telp untuk daftar, ternyata udah masuk waiting list aja. Kayaknya harus daftar seminggu sebelumnya deh biar kebagian tempat. Tapi syukur alhamdulillah, pas bawa baby Phoe ke sana kita langsung dapat slot karena ada pasien yang cancel *wink.

Periksa-periksa dan dokter Endah bilang si baby kena dermatitis atopik. Penyakit apa ituh? Sebenarnya dermatitis atopik adalah bahasa kerennya eksim. Jadi dermatitis atopik adalah radang pada kulit berbentuk ruam yang timbul hanya pada orang yang memiliki kulit sensitif dan mudah teriritasi. Umumnya penyakit ini terjadi pada bayi , anak kecil dan dapat menghilang sebelum masa dewasa. Gangguan pada kulit ini terjadi dalam jangka waktu lama dan sewaktu-waktu dapat kambuh (sumber: http://www.tanyadok.com).

IMG-20150729-WA0006IMG-20150729-WA0007IMG-20150729-WA0008

Kebetulan juga saat ini dokter Endah sedang mengadakan penelitian mengenai dermatitis atopik dan minta ijin apakah baby Phoe bisa dijadikan sebagai sampel. Kita sih setuju aja. Baby Phoe cuma diambil sedikit jaringan kulitnya dengan cara dioles kapas yang ada cairannya. Menurut dokter Endah, bakteri yang sudah diambil ini nanti akan dibiakkan untuk diteliti lebih lanjut. Saya sangat berharap dokter Endah bisa sukses dengan penelitiannya ini. Soalnya dermatitis atopik ini emang belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini secara permanen. Penyakit ini hanya bisa dikendalikan saat muncul dengan cara mengoleskan senyawa kortison pada tubuh yang terkena.

Dokter Endah menyarankan untuk menjaga agar bayi tidak berkeringat (hayooo gimana caranya coba?), mandi dengan air dingin, menggunakan pakaian bahan katun dan tidak menggunakan pembersih maupun lotion yang mengandung detergen, pewangi dan pewarna. Dokter Endah menyarankan menggunakan lotion dan cleanser physiogel. Alhamdulillah, setelah perawatan dari dokter Endah ini sekarang kulit baby Phoe udah mulus lagi. Hmm senengnyaaa. Sehat  terus ya, nak. We love youuu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s