Cara mengatasi panas pada balita

thermometer-833085_960_720

pixabay.com

Halo, saya dan baby Phoe baru sembuh dari sakit demam. Nggak tanggung-tanggung, demam ini menghinggapi kita selama 1 minggu penuh. Bener-bener nggak enak banget. Badan rasanya panas, meriang, lemes, lidah pahit dan kepala pusing. Makanan seenak apapun nggak mengundang selera makan sama sekali. Satu-satunya kegiatan yang pengen dilakukan cuma geletakan di tempat tidur dan tidur sampe sembuh. Tapi kok ternyata nggak mungkin juga ya. Soalnya baby Phoe bener-bener rewel kalo lagi sakit. Maunya digendong mulu dan harus sama ibu. Nggak mau ayah atau mbah (pengasuh)nya.

Kalau sudah begini, saya nggak bisa apa-apa lagi selain menuruti, meski kadang dikasih pengertian juga ke bocah bahwa saya juga lagi sakit dan nggak kuat gendong lama-lama. Masak dan beberes rumah juga tetep harus dilakukan meski dengan kecepatan siput. Oya, ngantor juga tetep jalan terus karena lagi banyak kerjaan, meski on off dengan cara pulang cepet dan ijin dua hari karena nggak kuat.

Memang, kalau kayak gini baru deh kerasa betapa sehat itu adalah yang utama. Saya sendiri bukan orang yang suka tergantung sama obat-obatan, kecuali atas saran dokter dan terpaksa. Itu juga kami terapkan pada baby Phoe. Saya sih nggak terlalu ketat. Pak suami lah yang kekeuh kalo panas itu adalah salah satu respon tubuh dalam mengatasi penyakit. Jadi memang nggak harus selalu diobati. Maklum, kadang saya juga suka panik kalo baby Phoe yang masih 2 taun lebih dikit ini lagi sakit dan lebih dari 3 hari.

Berikut cara-cara yang sempet saya lakukan ketika baby Phoe dan saya sakit panas kemarin:

Kompres air hangat 

Kalau selama ini orang milih kompres air dingin buat nurunin panas, ternyata itu nggak sepenuhnya bener loh. Kompres air hangat atau suam2 kuku diyakini dapat menurunkan demam lebih efektif daripada kompres air dingin yang hanya ampuh menurunkan demam sebentar saja.

Dan ternyata kompres nggak cuma di dahi aja loh. Kompres yang benar adalah dengan menyeka seluruh permukaan kulit sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah di seluruh kulit. Hal ini akan mengakibatkan aliran darah bertambah dan panas tubuh makin cepat dibuang. Jika mau, anak bisa diminta mandi berendam air hangat. Hal ini kebalikan dari apa yang kita percayai selama ini, bahwa anak sakit panas tidak perlu dimandikan sama sekali. Kalau saya karena baby Phoe susah sekali dikompres, maka jalan satu-satunya adalah dengan menyeka tubuhnya dengan air hangat tadi.

Minum madu 

Madu sejak lama dikenal sebagai salah satu obat alami dan mujarab. Tentu sebisa mungkin yang asli ya. Emang ada madu palsu? Buanyak. Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah madu itu asli atau tidak. Silahkan digoogling yak.

honey-924174_960_720

pixabay.com

Untuk urusan minum madu ini baby Phoe nggak ada kesulitan. Dia cenderung minta tambah malah. Hahaha. Kadang saya campurin madu ini ke air hangat. Jadi pas diminum berasa enak di tenggorokan. Oya konon kabarnya minum madu dan air hangat juga bisa mendetok racun di tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tunggu apalagi, cepet cek stok madu di rumah ya.

Banyak minum air putih 

Saat sakit panas, sangat disarankan untuk memperbanyak asupan cairan. Tujuannya jelas, jangan sampai kita dehidrasi. Untungnya baby Phoe nggak pernah bermasalah sama minum air putih. Dalam satu hari saya bisa lebih dari 5x bolak-balik ngisi air minumnya. Popoknya pun bisa dipastikan akan sering diganti karena dia sering pipis. Saya malah yang cenderung susah minumnya *toyorkepalasendiri

Minum air kelapa muda 

Ini salah satu cara untuk memperbanyak asupan cairan juga. Air kelapa muda sendiri terkenal punya banyak manfaat buat kesehatan tubuh. Di antaranya menghilangkan dehidrasi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, baik untuk pencernaan, dan masih banyak lagi lainnya. Biasanya orang Jawa percaya dengan khasiat air kelapa muda hijau atau degan ijo. Itu pun untuk sebagian orang yang percaya, cara mengambil dan membawanya tidak boleh menggunakan tangan, tapi harus dengan cara digigit menggunakan mulut. Entah mitos ini betul atau tidak. Sebelum diminum, katanya air degan ijo ini baiknya juga ditaburi sedikit garam.

Makan makanan berkuah 

stew-519456_960_720

pixabay.com

Waktu sakit kemarin saya bela-belain bikin sup ayam buat saya dan baby Phoe. Dengan kaldu asli, sayur wortel, kentang dan buncis, ditambah bumbu bawang putih dan jahe sedikit sudah berhasil membuat nafsu makan saya dan baby Phoe lumayan membaik. Memang sup ayam atau makanan berkuah lainnya (asal jangan yang terlalu pedas dan berempah ya) biasanya cukup sukses membangkitkan nafsu makan saat sakit. Kandungan gizinya yang lengkap dan kuah hangatnya akan sangat membantu memulihkan kondisi tubuh yang sedang drop.

Minum obat penurun panas 

Pastikan selalu untuk menyiapkan termometer di rumah. Ukur suhu tubuh anak. Jika lebih dari 38 derajat, tidak ada salahnya memberi obat penurun panas yang banyak di jual di pasaran. Kemarin baby Phoe sempat minum Tempr* di hari ke 4. Memang tidak langsung turun, tapi paling tidak mengurangi dan bisa membuatnya sedikit beristirahat. Selalu berhati-hati menggunakan obat penurun panas ya. Lebih baik jika obat ini udah pernah direkomendasikan dokter sebelumnya.

Minum vitamin 

vitamins-26622_960_720

pixabay.com

Agar badan bisa cepet baikan, nggak ada salahnya dibantu sama vitamin. Tapi karena baby Phoe masih kecil, maka vitamin ini saya ganti dengan jus buah yang banyak mengandung vitamin C, misalnya jus jambu, jeruk, sirsak dan lainnya. Dia sih demen2 aja. Kalo ibunya mau nggak mau memang mengkonsumsi vitamin C tambahan.

Obat tradisional 

onion-899102_960_720

pixabay.com

Masih panas juga? Biasanya saya akan kupas beberapa butir bawang merah, diparut kasar, campur dengan sedikit minyak kelapa dan oles-oles ke kepala si bocah. Percaya atau nggak, resep warisan nenek moyang ini ternyata ampuh juga loh.

Selamat mencoba ya. Semoga sehat selalu.

12 Comments

  1. Ketika anak-anak saya masih kecil dulu …
    ada cara yang biasa kami lakukan ketika anak panas …
    yaitu dengan memeluknya … dan sebaiknya harus bersentuhan kulit kita dengan kulit dia … (ibarat kata … memindahan panas tubuh anak kita ke kita …)

    satu lagi dengan membelai-belai punggungnya …

    entah mengapa … kedua cara tersebut ampuh untuk menurunkan demam (or paling tidak menenangkan anak kita)

    salam saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s